Prabowo Tantang Pihak Tak Suka Dirinya Bertarung di 2029

2 February 2026 23:50

Presiden Prabowo Subianto didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul, Jawa Barat, Senin 2 Februari 2026. Di hadapan ribuan kepala daerah, Prabowo menyampaikan pesan tegas kepada pihak-pihak yang kerap menyudutkan pemerintah dan merusak citra bangsa.

Dalam pidatonya, Presiden menantang pihak yang tidak menyukainya untuk bertarung secara konstitusional pada pemilihan umum mendatang, alih-alih melakukan tindakan destruktif.

"Kalau saudara tidak suka dengan dua tiga orang, jangan merusak seluruh bangsa. Kalau tidak suka sama Prabowo, silakan 2029 bertarung," tegas Prabowo.

Peringatan Keras soal Kerusuhan

Prabowo juga menyoroti aksi demonstrasi yang ditunggangi niat jahat untuk memicu kerusuhan. Ia memperingatkan bahwa tindakan anarkis seperti pembakaran dan penggunaan bom molotov adalah tindak pidana yang membahayakan keselamatan negara.

"Sedikit-sedikit mau demo. Tapi dia tidak berharap demo, dia berharap kerusuhan. Kerusuhan itu mencelakakan bangsa dan negara. Bakar-bakar, bom molotov, saya katakan itu membahayakan, itu pidana. Saya tidak ragu-ragu," ujarnya.

Selain pesan politik, Presiden juga mengapresiasi antusiasme peserta Rakornas yang dihadiri sekitar 4.000 orang, mulai dari menteri, kepala lembaga, gubernur, bupati, wali kota, hingga pimpinan DPRD se-Indonesia. Prabowo mengaku terharu melihat semangat para pemangku kebijakan tersebut.

"Saya bergetar melihat, mendengar, dan merasakan semangat saudara-saudara sekalian. Kalau semangat saudara sungguh-sungguh berasal dari kalbu, saya yakin masa depan bangsa kita aman dan kita akan berhasil," ungkap Presiden.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)