Yogyakarta: Yogyakarta tak pernah kehabisan cerita soal kuliner. Jika Anda bosan dengan suasana mal dan ingin merasakan sensasi sarapan autentik khas warga lokal, Pasar Ngasem adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda.
Terletak tidak jauh dari kompleks Tamansari, Pasar Ngasem kini bertransformasi menjadi pusat kuliner tradisional yang bersih dan nyaman. Mari intip apa saja keistimewaan yang ditawarkan pasar bersejarah ini!
Jejak Sejarah di Balik Kelezatan
Dahulu dikenal sebagai pasar burung terbesar di
Jogja, kini Pasar Ngasem telah bersolek menjadi pasar tradisional yang tertata rapi. Lokasinya yang berada di kawasan Beteng Keraton memberikan atmosfer budaya yang sangat kental. Sambil berburu makanan, Anda bisa menikmati arsitektur bangunan yang masih terjaga keasliannya.
Bubur Sembilan Macam: Sang Primadona yang Viral
Jika ada satu alasan mengapa orang-orang rela antre sejak pagi buta di
Pasar Ngasem, jawabannya adalah Bubur Sembilan Macam. Kuliner satu ini mendadak viral di media sosial karena keunikan dan nilai filosofisnya.
Sesuai namanya, dalam satu porsi Anda akan mendapatkan perpaduan sembilan jenis bubur dalam satu piring, seperti:
- Bubur putih (gurih)
- Bubur merah (manis gula jawa)
- Bubur sumsum
- Bubur candil
- Bubur ketan hitam
- Bubur kacang hijau, dan varian lainnya.
Perpaduan rasa manis, gurih, dan tekstur yang lembut membuat bubur ini menjadi menu sarapan sempurna. Harganya pun sangat ramah di kantong, biasanya dibanderol mulai dari Rp10.000 saja.
Berburu Jajanan Tradisional Langka
Selain bubur viral,
Pasar Ngasem adalah "gudangnya" jajanan pasar (
snack tradisional) yang mulai sulit ditemukan di tempat lain. Beberapa yang wajib Anda coba antara lain:
- Apem Beras: Dimasak langsung di atas tungku tanah liat, memberikan aroma asap yang khas.
- Lupis & Cenil: Taburan kelapa parut dan siraman gula merah cairnya selalu berhasil menggoda selera.
- Gadon & Botok: Bagi pecinta lauk pauk tradisional, aneka bungkusan daun pisang ini menawarkan rasa rempah yang kuat.
Tips Berkunjung ke Pasar Ngasem
Agar pengalaman
kulineran Anda maksimal, perhatikan beberapa tips berikut:
- Datanglah Pagi Hari: Kuliner terbaik seperti Bubur Sembilan Macam biasanya sudah habis sebelum pukul 09.00 WIB.
- Gunakan Pakaian Nyaman: Meski bersih, ini tetaplah pasar tradisional. Gunakan alas kaki yang nyaman untuk berkeliling.
- Bawa Uang Tunai: Sebagian besar pedagang masih menggunakan transaksi tunai (cash).
- Lanjutkan ke Tamansari: Karena jaraknya sangat dekat, Anda bisa langsung berjalan kaki menuju Wisata Tamansari setelah kenyang sarapan.