5 June 2026 19:26
Pemerintah berencana menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat, MinyaKita, dalam waktu dekat. Langkah ini diambil menyusul kenaikan harga bahan baku dan biaya produksi, yang membuat harga MinyaKita di pasar kian menjauh dari HET saat ini.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan bahwa penyesuaian harga ini didorong oleh beberapa faktor krusial, terutama kenaikan harga Crude Palm Oil (CPO) serta pembengkakan biaya produksi dan distribusi. Tekanan ini dirasakan langsung oleh para produsen dan pelaku usaha, sehingga penyesuaian HET dinilai perlu dilakukan untuk menjaga keberlangsungan pasokan.
"Kita ingin melihat lagi perkembangan harga CPO. Memang harga CPO naik, kemarin rata-rata di angka Rp15.445, tapi sempat turun ke Rp14.000-an dan sekarang harga TBS (Tandan Buah Segar) mulai naik lagi," ujar Mendag Budi Santoso yang dikutip Metro Siang pada Jumat 6 Juni 2026.
| Baca juga: Harga Minyak Merosot, Mengakhiri Kenaikan 3 Hari Berturut-turut |