21 February 2026 19:28
Di usianya yang baru menginjak lima tahun, Andaru Yasa Alsaki seharusnya tengah asyik bermain dan mengenal dunia. Namun, bocah malang ini justru harus bertaruh nyawa melawan kepungan komplikasi penyakit kronis yang menyerang tubuh kecilnya sejak dilahirkan.
Andaru terus berjuang melawan rasa sakit yang seakan tidak ada kata usai. Mulai dari batu empedu, peradangan dinding lambung, asma, hingga gangguan saraf menjadi beban yang harus dipikulnya. Saat ini, Andaru tengah menjalani pengobatan intensif di RSAB Harapan Kita dengan diagnosa yang melibatkan lima poliklinik sekaligus.
Penderitaan Andaru dimulai sejak bayi ketika ia lahir dengan kondisi kuning dan demam tinggi. Pada usia 18 bulan, ia harus menjalani operasi fimosis, yang kemudian menjadi awal dari derita yang lebih besar.
"Umur 2 tahun 3 bulan mengalami batu empedu, umur 3 tahun mengalami gastritis berat dan esofagitis grade A. Tahun 2024 dia mengalami TB klinis, dan sekarang asma dengan rinosinusitis," ungkap sang ibu, Tanti Oktaalia.
Kondisi Andaru seringkali merosot (drop), yang ditandai dengan muntah hebat dan gangguan pernapasan. Dalam kondisi tersebut, Andaru sangat bergantung pada tabung oksigen, alat nebulizer, serta antibiotik untuk melawan infeksi berulang.
| Baca juga: Mari Bantu Amar Berjuang Lawan Autoimun HSP Purpura |