Polda Jabar Turun Tangan Usut Kasus Kematian Satpam di Waduk Jatiluhur

30 July 2026 14:40

Purwakarta: Hampir sepekan berlalu, kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang satpam bernama Sumarna di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, masih menjadi teka-teki. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum berhasil menangkap pelaku di balik aksi keji tersebut.

Dalam upaya mempercepat pengungkapan kasus, Polda Jawa Barat telah mengerahkan tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk membantu jajaran Polres Purwakarta. Penyelidikan intensif terus dilakukan guna mengungkap motif dan identitas pelaku.

"Kita perintahkan jajaran kami. Ini ada Pak Dirkrimum juga, mereka para penyidiknya sedang dipanggil untuk dilakukan gelar hasil-hasil investigasi sementara mulai dari olah TKP. Ini tentunya akan menjadi evaluasi kita, tapi kita akan menurunkan tim gabungan untuk mem-backup Polres Purwakarta agar mudah-mudahan ini cepat terungkap. Mohon doa restunya. Kami menghimbau juga jangan ada informasi yang simpang siur sehingga menyesatkan publik, sehingga mispersepsi, miskomunikasi. Biarkan tim kami turun ke lapangan untuk mengungkap dengan sebaik-baiknya. Diduga ada luka karena benturan benda keras ya, atau meninggal sebelum dibuang ke bendungan," ujar Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Kamis 30 Juli 2026. 

Pihak kepolisian mengakui adanya kendala teknis di lapangan. Lokasi TKP yang berada di sekitar area waduk diketahui minim saksi mata yang melihat langsung kejadian. Selain itu, tidak tersedianya perangkat CCTV di area tersebut semakin menyulitkan petugas dalam mengidentifikasi pergerakan pelaku.

Meski demikian, Kasat Reskrim Polres Purwakarta menyatakan pihaknya terus mendalami berbagai kemungkinan, termasuk dugaan keterlibatan kelompok geng motor. Dalam keterangannya, petugas menemukan dua buah borgol saat melakukan olah TKP tambahan di lokasi.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X