Ledakan Tabung Gas di Ruko Pakuwon City Surabaya, 50 Bangunan Rusak

6 October 2026 19:18

Ledakan hebat melanda sebuah rumah toko (ruko) di kawasan Ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa pagi, 6 Oktober. Insiden yang terjadi di Depot Nasi Tempong Sri Dewi ini mengakibatkan 50 bangunan serta delapan kendaraan mengalami kerusakan, dan menyebabkan lima orang karyawan mengalami luka-luka.

Peristiwa ledakan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat para karyawan hendak memulai aktivitas di dalam ruko. Ledakan tersebut mengakibatkan lima orang karyawan Resto Nasi Tempong Sri Dewi mengalami luka-luka, yang terdiri dari empat karyawan pria dan satu karyawan perempuan.

Akibat luka bakar dan dampak ledakan, dua korban yang mengalami luka berat dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Sementara itu, tiga korban lainnya menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Haji Sukolilo, Surabaya.

"Korban sudah kita bawa ke rumah sakit. mengalami luka bakar dalam penanganan tim medis." kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Selasa, 6 Oktober 2026.
 



Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh tim penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur bersama Polrestabes Surabaya, ledakan diduga kuat dipicu oleh kebocoran tabung gas LPG berukuran 50 kg. Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, seperti tabung gas, selang LPG 50 kg, kompor, serta tungku.

"LPG bocor, ada tiga tabung gas LPG di situ, diduga ada kebocoran kemudian gasnya mengumpul dan ketika ada pemantik, efeknya memang cukup besar," ucap Luthfie.

Sebelum ledakan terjadi, beberapa saksi mata dan koki restoran mengaku telah mencium aroma bau gas yang sangat menyengat di sekitar ruko. Namun, saat kompor dinyalakan untuk memulai aktivitas memasak, percikan api langsung menyulut akumulasi gas yang terperangkap hingga menimbulkan ledakan dahsyat.

Diketahui, 50 bangunan yang rusak terdiri dari 42 ruko di kawasan San Antonio dan delapan rumah warga, serta merusak delapan unit kendaraan (roda dua, roda empat, dan truk) yang terparkir di area sekitar.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X