Kurang Tidur dan Stres, Pentingnya Menjaga Kesehatan di Usia 60 Tahun

6 November 2026 13:52

Semangat menuntut ilmu dan berkarya tidak mengenal batas usia. Namun, kesibukan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari tetap perlu diimbangi dengan pola hidup sehat. Hal tersebut dialami Sri Handayani, dosen sekaligus peneliti Universitas Nasional yang sempat mengalami gangguan kesehatan akibat pola hidup tidak teratur.

Di tengah kesibukan mengajar, melakukan penelitian, dan menyelesaikan pendidikan doktoral, Bu Yani mengaku kerap mengabaikan waktu istirahat. Ia bahkan terbiasa tidur hingga pukul 02.00 atau 03.00 dini hari, memiliki jadwal makan tidak teratur, serta jarang berolahraga.

Kebiasaan tersebut diikuti sejumlah keluhan kesehatan, mulai dari pusing berdenyut, leher dan bahu terasa berat serta kaku, hingga kebas pada tiga jari tangan dan kaki kirinya.

Saat menjalani pemeriksaan kesehatan, hasil laboratorium menunjukkan kadar gula darah mencapai 210–220 mg/dL, kolesterol 215 mg/dL, dan asam urat 9 mg/dL. Dokter menyampaikan kondisi tersebut mengarah pada prediabetes menuju diabetes.

Praktisi kesehatan Prettysia Suvarly menjelaskan, kurang tidur dalam jangka panjang dan stres dapat memicu peningkatan hormon kortisol. Kondisi tersebut dapat memengaruhi metabolisme tubuh, termasuk meningkatkan produksi glukosa oleh hati melalui proses glukoneogenesis.

Sementara itu, dr. Boyke Dian Nugraha menyoroti perubahan hormonal pada perempuan setelah menopause. Penurunan hormon estrogen dapat memengaruhi kesehatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular, terutama jika disertai faktor risiko metabolik seperti kolesterol tinggi dan diabetes.

Sadar akan ancaman komplikasi, Bu Yani segera berbenah. Selain memperbaiki pola istirahat dan nutrisi, ia melengkapi ikhtiar pemulihannya dengan memanfaatkan teknologi laser vaskular dan intranasal secara rutin dua kali sehari, serta mencukupi kebutuhan nutrisi dan suplemen mata berbasis formula klinis (AREDS 2 dan TOZAL).

Hasilnya, kualitas tidurnya kini jauh lebih pulas (deep sleep), keluhan pusing dan kebas menghilang, serta indikator kesehatannya kembali stabil dimana HbA1c atau gula darah terkendali di angka normal 4,9 persen. Kolesterol turun dari 215 mg/dL menjadi 164 mg/dL. Asam urat turun dari 9 mg/dL ke rentang 5–7 mg/dL.

"Penggunaan teknologi ini sangat membantu aktivitas saya sehari-hari. Bangun pagi terasa lebih nyaman dan pekerjaan selesai dengan baik. Jangan ragu untuk segera peduli pada tubuh dan mengambil tindakan nyata," pesan Bu Yani.

Simak pembahasan mengenai faktor risiko, gejala yang perlu diwaspadai, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan dan konsultasi dengan tenaga medis. Program ini juga menghadirkan pembahasan mengenai teknologi laser AccuLaser dan suplemen mata EvoLife OS2 sebagai bagian dari materi promosi.

Hubungi nomor call center (021) 8082 1200, WhatsApp/SMS center 0812 8686 9090. Kunjungi link di bawah ini untuk info produk 
teknologi laser dan promo menarik lainnya: https://bit.ly/Info-DrLaser-GoHealthy

(Husen Miftahudin)


Close Ads X
Close Ads X