Protes Maraknya Aksi Kejahatan dan Inflasi, Ribuan Warga Haiti Gelar Unjuk Rasa

23 August 2022 14:16

Aksi unjuk rasa digelar oleh ribuan orang di Ibu Kota Haiti yang disebabkan oleh kekerasan dan penculikan semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Warga menuntut Perdana Menteri, Ariel Henry mundur dari jabatannya.

Dalam aksi yang berlangsung di Port Au Prince, Senin(22/8/2022), massa pengunjuk rasa memblokade jalan, menutup bisnis di sekitar kota, dan berbaris untuk menyampaikan tuntutannya.

Di Ibu Kota Haiti, kekerasan dan penculikan semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Geng-geng yang bertikai membunuh ratusan warga sipil dalam perebutan wilayah. Kondisi itu semakin meresahkan warga.

Angka inflasi yang mencapai 29% membuat harga beberapa barang kebutuhan pokok seperti beras melonjak hingga empat kali lipat. Akibatnya, tingkat kemiskinan pun semakin tinggi. Protes besar ini berlangsung beberapa hari setelah puluhan demonstran melakukan aksi duduk di depan kediaman resmi Perdana Menteri dan menuntut agar dia mengundurkan diri.

(Shania Iswandani)


Close Ads X
Close Ads X