9 February 2023 22:23
Indonesia bersama dengan empat negara ASEAN lainnya yakni Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan Thailand kompak mendaftarkan kebaya dalam daftar warisan budaya tak benda UNESCO.
Dalam acara Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO di Jakarta, lima negara serumpun bersama-sama membahas mengenai persiapan untuk mengajukan kebaya menjadi warisan budaya tak benda, Selasa (7/2/202).
Acara ini mengusung tema "Joint Nomination" yang bertujuan untuk bersama-sama mempersiapkan dokumen sebelum diserahkan ke UNESCO.
Tema ini diambil melihat latar belakang masing-masing negara yang memiliki cerita dan sejarah dari budaya kebaya yang diusung dengan menggaris bawahi multikulturalisme di antara kelima negara yang tergabung. Batas waktu untuk menyerahkan berkas ke UNESCO yakni 31 Maret 2023, sementara hasilnya akan diumumkan akhir 2024.
Sebelumnya Indonesia absen dalam nominasi ini setelah memutuskan untuk berjuang sendiri. Namun akhirnya memilih untuk mengikuti joint nomination dengan keempat negara yang mengusung terlebih dahulu karena melihat potensi yang lebih besar untuk diterima oleh UNESCO.
"Dokumen yang menjadi syarat untuk pengajuan ke UNESCO saat ini sedang disusun, dan diharapkan bisa kita finalisasi pada pertengahan maret," ujar Penny Dewi Herasati ketua komunitas perempuan kebaya.