NEWSTICKER

Judi Online Marak di Indonesia, Kriminolog: Dikhawatirkan Ganggu Kestabilan Ekonomi

14 September 2022 19:28

Dengan mudahnya akses, menyebabkan judi online begitu marak di Indonesia. Kriminolog Universitas Indonesia, Adrianus Meliala mengatakan bahwa, dikhawatirkan praktik ini dapat menggangu kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat luas.

"Judi yang offline saja memiliki banyak sekali konsumen. Kemudian ada judi versi baru yaitu judi online yang lebih menarik, ada suara, animasi dan bisa dilakukan dimanapun tanpa harus keluar rumah. Ini menyebabkan praktik judi semakin menarik jika dibandingkan harus pergi ke tempat judi langsung." ujar Kriminolog Universitas Indonesia, Adrianus Meliala, Rabu (14/9/2022).

Judi Online kembali marak di Indonesia, kali ini Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mendeteksi aliran dana fantastis yakni sebanyak Rp155 triliun, dalam transaksi judi online tersebut banyak sekali pihak yang terlibat, mulai dari pelajar, ibu rumah tangga, ASN, hingga oknum anggota Polisi.

PPATK memiliki tugas menerima serta menganalisis laporan transaksi mencurigakan dari penyedia jasa keuangan, barang dan jasa. Transaksi mencurigakan yang dimaksud PPATK adalah transaksi tersebut diluar dari profil nasabah sehingga menimbulkan ketidakcocokan fakta. Kemudian PPATK akan melakukan penyelidikan menggunakan pendekatan follow the money, menelusuri uang hasil kejahatan tersebut.