5 February 2021 13:41
Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Johnson & Johnson, mengajukan penggunaan vaksin daruratnya ke Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat. Johnson & Johnson mengklaim vaksin miliknya aman dan mudah digunakan karena hanya memerlukan pendinginan dasar serta dapat diberikan dalam dosis tunggal.