Warga Palestina Trauma Healing Gunakan Teknologi VR

18 June 2026 16:39

Di tengah konflik yang masih berlangsung di Jalur Gaza, sebagian warga Palestina mencoba sejenak melupakan trauma perang melalui teknologi realitas virtual atau virtual reality (VR). Dengan menggunakan headset VR, mereka bisa merasakan kembali pengalaman hidup yang kini hanya menjadi kenangan.

Di sebuah klinik yang dikelola tim Gaza Medical Technology, warga yang mengungsi mendapatkan kesempatan langka untuk menjelajah dunia virtual selama beberapa menit. Salah satunya adalah Khodija Al Ladawi, perempuan 71 tahun yang kehilangan tujuh anggota keluarganya akibat perang. 

Dalam kondisi menggunakan kursi roda setelah mengalami cedera, Khodija mengenakan headset VR dan seolah berada di tengah ribuan jemaah yang menunaikan ibadah haji di Mekah. Sebelum perang pecah, ia berencana berangkat ke Tanah Suci dan melalui teknologi ini impian yang tertunda tersebut seakan terwujud meski hanya sesaat. 
 

Baca juga: Ratusan Ribu Warga Yaman Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina, Iran, dan Lebanon


Selain orang dewasa, anak-anak juga mengikuti terapi virtual ini. Mereka disuguhi pemandangan alam hijau dan satwa liar, panorama yang kini nyaris tidak mereka temui di tengah kehancuran Gaza. Para terapis mengatakan sebagian besar pengunjung mengalami trauma dan luka akibat perang.

Teknologi virtual reality diharapkan bisa membantu mengurangi tekanan psikologis terutama bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan kesehatan mental secara mendesak. Meski tidak mampu menghapus kehilangan yang mereka alami, pengalaman virtual ini setidaknya memberikan warga Gaza kesempatan untuk merasakan harapan di tengah bayang-bayang konflik.

(Nopita Dewi)