10 March 2026 00:18
Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban tambahan dalam tragedi longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Penemuan ini menambah daftar korban meninggal dunia menjadi enam orang dari total 13 warga yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Korban pertama ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB berjenis kelamin perempuan di area tumpukan sampah utama. Sementara itu, korban kedua yang merupakan laki-laki ditemukan pukul 17.50 WIB di aliran kali yang berada tepat di samping area Bantargebang.
Kedua jenazah telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh tim medis. Sebelumnya, empat korban tewas lainnya sudah lebih dulu ditemukan pada hari Minggu sesaat setelah peristiwa longsor terjadi.
Di sisi lain, sebanyak enam orang warga dilaporkan selamat dari peristiwa maut yang turut mengubur sejumlah truk sampah dan bangunan warung tersebut. Material longsoran yang sangat masif mengakibatkan kendaraan besar serta bangunan semipermanen di lokasi tertimbun cukup dalam.
Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, dan Polri masih memfokuskan pencarian terhadap satu korban terakhir yang belum ditemukan. Operasi pencarian kini dilakukan secara nonstop selama 24 jam dengan mengerahkan sekitar 400 petugas lapangan di titik rawan.
Belasan alat berat juga dikerahkan untuk mempercepat proses pengerukan material sampah di berbagai titik koordinat pencarian. Upaya maksimal ini dilakukan agar seluruh korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi dalam waktu singkat.