.,
20 February 2026 19:25
Aceh Tengah: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) masih terus melakukan observasi, penelitian, hingga pengeboran lubang raksasa, di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Hal ini untuk mengetahui penyebab meluasnya area dan terjadinya longsoran aktif.
Dalam melakukan observasi, Kementerian PU turut menggandeng ahli geologi dari Universitas Syiah Kuala, dan pihak PT Hutama Karya sebagai pelaksana proyek pembangunan.
Pengeboran dilakukan di sejumlah titik. Proses ini dilakukan sebagai bagian dari kajian geolistrik untuk melihat struktur bawah tanah dan resistivitas permukaan.
Beberapa pihak menduga bahwa fenomena lubang raksasa ini dipicu oleh erosional piping, atau longsoran tebing. Hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh aliran air bawah tanah yang membawa material halus hingga kasar, sehingga memicu terjadinya erosi dan pelebaran lubang.
Hingga saat ini, tidak ada lagi aktivitas pertanian yang diizinkan di lokasi tersebut mengingat risiko keselamatan yang sangat tinggi. Petugas keamanan juga telah disiagakan di lokasi untuk memastikan tidak ada warga yang nekat melintas atau mendekati bibir lubang demi konten atau sekadar rasa penasaran.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas agar menjauhi area terdampak guna menghindari kecelakaan akibat tanah ambles yang masih terus terjadi setiap saat.
(Nada Nisrina)