Sidang Kematian Maradona Kembali Bergulir, 7 Tenaga Medis Dihadirkan

15 April 2026 11:20

Sidang kasus kematian legenda sepak bola dunia, Diego Maradona, kembali digelar di Argentina. Tujuh tenaga medis dihadapkan ke meja hijau atas dugaan kelalaian yang menyebabkan Maradona meninggal dunia akibat serangan jantung pada 2020.

Dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime Metro TV, Rabu 15 April 2026, pengadilan di Buenos Aires memulai kembali proses hukum ini setelah sidang sebelumnya sempat tertunda akibat pengunduran diri salah satu hakim. Dalam persidangan terbaru, sejumlah tenaga kesehatan, termasuk ahli bedah saraf Leopoldo Luque dan psikiater Agustina Cosachov, didakwa melakukan pembunuhan.

Pihak penuntut menilai para profesional medis tersebut tidak memberikan perawatan yang layak saat Maradona menjalani masa pemulihan setelah operasi otak. Kondisi tersebut diduga berkontribusi terhadap memburuknya kesehatan sang legenda hingga akhirnya meninggal dunia.
 



Dalam sidang perdana ini, dua putri Maradona, Dalma Maradona dan Giannina Maradona, turut hadir dengan pengawalan ketat. Melalui kuasa hukumnya, keluarga menegaskan bahwa mereka hanya menginginkan keadilan atas kematian ayah mereka.

Sementara itu, para penggemar setia Maradona terus menunjukkan dukungan di luar gedung pengadilan. Mereka membentangkan spanduk dan menyerukan tuntutan keadilan bagi sang legenda yang dikenal luas atas kontribusinya dalam dunia sepak bola.

Sidang ini diperkirakan akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan dengan menghadirkan sekitar seratus saksi. Kasus ini menjadi salah satu proses hukum paling menyita perhatian publik di Argentina.

 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)