Karhutla di Ogan Ilir Belum Tuntas, Warga Diimbau Tetap Waspada

29 October 2026 18:39

Ogan Ilir: Petugas gabungan dari Polres Ogan Ilir dan Polda Sumatra Selatan masih menangani sisa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Lingkar Citra, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. Meski hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama dua hari terakhir dan kabut asap mulai menipis, patroli serta deteksi dini tetap dilakukan untuk memastikan titik api benar-benar padam.

Dikutip dari tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Kamis 29 Oktober 2026, petugas terus memantau lokasi kebakaran lahan gambut guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan asap. Upaya ini tetap dilakukan meski hujan telah membasahi wilayah Ogan Ilir.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap dampak kabut asap dan menjaga kesehatan. Warga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan serta segera mendatangi layanan kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan.

Sementara itu, Polri telah menetapkan 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus dugaan kebakaran hutan dan lahan. Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin mengatakan, penyidik telah menerbitkan 104 laporan polisi terkait karhutla korporasi dengan luas lahan terbakar mencapai 29.168,78 hektare.

“Terhadap korporasi, kami telah membuat 104 laporan polisi dengan luas lahan terbakar sebanyak 29.168,78 hektare, dan kami telah menetapkan 20 tersangka korporasi. Ya, ini bukan perorangan, tapi 20 tersangka korporasi,” kata Asep dalam tayangan Breaking News Metro TV, Kamis 29 Oktober 2026. 

Dari laporan tersebut, sebanyak 89 laporan polisi berada dalam proses penyidikan, satu laporan masih dalam penyelidikan, tiga laporan telah memasuki tahap pertama, lima laporan berstatus P-19, dan enam laporan dihentikan penyelidikannya.

Kalimantan Barat menjadi wilayah dengan jumlah laporan polisi terbanyak, yakni 33 laporan. Selanjutnya, Sumatra Selatan mencatat 20 laporan, Kalimantan Tengah 14 laporan, Kalimantan Selatan 13 laporan, dan Kalimantan Timur tujuh laporan.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X