21 October 2026 12:08
Memasuki dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah mengakselerasi transformasi ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga 15 Oktober 2026, tercatat sebanyak 10.070 KDKMP telah resmi beroperasi dan diproyeksikan menjadi pilar utama kemandirian ekonomi desa.
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menjelaskan bahwa pembentukan KDKMP dilakukan melalui dua landasan utama. Pembentukan badan hukum diatur melalui Inpres Nomor 9 Tahun 2025, sementara pembangunan fisik gudang, gerai, dan kelengkapannya dieksekusi berdasarkan Inpres Nomor 17 Tahun 2025 yang melibatkan 12 kementerian/lembaga dan PT Agrenas Pangan Nusantara.
"Per hari ini sudah 28.402 bangunan fisik yang selesai dibangun dengan anggaran sekitar Rp3 miliar untuk setiap unitnya. Dari jumlah tersebut, 10.070 di antaranya siap dioperasionalkan, dan saat ini sekitar 1.000-an lebih KDKMP sudah beroperasi penuh menyalurkan barang-barang subsidi," jelas Ferry hadir di Zona Bisnis Metro TV, dikutip Rabu 21 Oktober 2026.
Kinerja Transaksi dan Penyaluran Subsidi
Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes) per 16 Oktober 2026, KDKMP telah mencatatkan 85.427 transaksi dengan nilai total mencapai Rp28,64 miliar. Produk beras medium Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng menjadi komoditas dengan perputaran nilai transaksi tertinggi di gerai-gerai tersebut.