Pekalongan: Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Tengah berdampak serius pada operasional transportasi massal di lintas pantura. PT Kereta Api Indonesia (KAI), mengambil langkah tegas menghentikan sementara operasional sejumlah rangkaian kereta akibat genangan air yang merendam jalur di wilayah Pekalongan demi menjamin keselamatan penumpang.
Rincian Gangguan Operasional Kereta Api
Berikut adalah rincian terkait gangguan operasional kereta api di wilayah terdampak:
Pembatalan Perjalanan KA
Hingga Senin, 19 Januari 2026, tercatat sebanyak 23 perjalanan
Kereta Api (KA) yang melintas di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang masih dibatalkan. Hal ini merupakan kelanjutan dari dampak banjir yang sebelumnya sempat menghentikan total 82 perjalanan akibat tanggul jebol dan air pasang.
Kondisi Jalur Rel
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyatakan bahwa genangan air di antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi saat ini sudah mulai turun di bawah kepala rel. Meski demikian, pembatalan tetap dilakukan secara selektif untuk memastikan keamanan infrastruktur sebelum jalur dapat dilalui kembali secara normal.
Peringatan Cuaca Ekstrem
Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem di 22 daerah Jawa Tengah. Selain curah hujan tinggi, terdapat ancaman gelombang setinggi 1,25–2,5 meter serta banjir rob (air laut pasang) di perairan utara yang berisiko memperparah kondisi genangan di jalur rel.
Kompensasi Penumpang
Sebagai bentuk tanggung jawab, PT KAI memberikan kompensasi berupa
refund (pengembalian dana) tiket sebesar 100 persen bagi pelanggan yang terdampak. Sejauh ini, tercatat sekitar 18 ribu penumpang dari total 258 ribu tempat duduk yang terjual pada periode
long weekend (libur panjang) telah mengajukan pengembalian.
Pengembalian Tiket
Pelanggan dapat mengurus pengembalian biaya tiket melalui tiga kanal resmi, yaitu loket stasiun, layanan pusat kontak KAI 121, serta aplikasi Access by KAI. Proses ini dipastikan mudah dan transparan guna meringankan beban para calon penumpang.
Manajemen
PT KAI terus memantau kondisi cuaca dan melakukan perbaikan pada titik-titik tanggul yang jebol guna mempercepat normalisasi operasional. Para calon penumpang diimbau untuk selalu memperbarui informasi melalui saluran komunikasi resmi KAI sebelum menuju ke stasiun.
Pemerintah daerah bersama dinas terkait juga tengah diupayakan untuk memperkuat sistem drainase di sekitar jalur rel guna mengantisipasi banjir susulan. Keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama di tengah tantangan cuaca ekstrem yang melanda kawasan pesisir utara Jawa Tengah.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Muhammad Fauzan)