NATO Gelar Latihan Militer 'Cold Response 2026' di Arktik Finlandia

18 March 2026 11:37

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) kembali menunjukkan kekuatan kolektifnya dengan menyelenggarakan latihan militer berskala besar bertajuk Cold Response 2026. Latihan ini dipusatkan di wilayah Arktik Finlandia, sebuah kawasan strategis di ujung utara dunia.

Latihan militer ini melibatkan partisipasi aktif dari lebih dari 7.000 tentara yang berasal dari 14 negara anggota NATO. Fokus utama dari manuver ini adalah untuk memperkuat kemampuan aliansi dalam mempertahankan wilayah Arktik yang kian krusial bagi keamanan global.

Salah satu agenda utama yang dilatih setiap hari adalah antisipasi terhadap ancaman teknologi drone. Hal ini menunjukkan komitmen NATO untuk terus memperbarui taktik tempur mereka di tengah perkembangan teknologi perang modern yang dinamis.
 

Baca juga: Trump Ngambek saat NATO Tolak Bantu AS Terkait Selat Hormuz

Selain menghadapi simulasi serangan musuh, para prajurit di lapangan juga harus berhadapan dengan tantangan alam yang berat. Suhu di area latihan dilaporkan berada sedikit di atas 0 derajat Celcius, yang menciptakan kondisi medan sangat sulit bagi mobilisasi pasukan.

Kondisi cuaca tersebut menyebabkan salju mulai mencair, namun di sisi lain, permukaan jalan tetap membeku dan menjadi sangat licin. Situasi ini memaksa satuan tentara untuk memutar otak dan menunjukkan keahlian manuver tingkat tinggi agar kendaraan roda mereka tetap dapat beroperasi secara efektif di jalur-jalur ekstrem Arktik.

Latihan di Finlandia ini merupakan bagian dari rangkaian manuver militer Cold Response yang dipimpin oleh Norwegia. Tujuan jangka panjang dari rangkaian kegiatan ini adalah untuk memastikan kesiapan tempur aliansi tetap terjaga di wilayah paling utara, guna menghadapi potensi ancaman di masa depan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)