29 August 2026 09:44
Pemerintah Kota Bandung terus berupaya menghidupkan ekosistem industri kreatif melalui Bandung Creative Hub (BCH). Gedung yang terletak di Jalan Laswi ini menjadi wadah kolaborasi bagi berbagai komunitas dan pelaku UMKM untuk mengembangkan karya tanpa dipungut biaya.
Kepala UPTD Bandung Creative Hub, Luki Darmawan, menegaskan bahwa BCH hadir sebagai pusat pembelajaran dan inkubasi ide bagi warga Bandung. Fasilitas yang disediakan sangat lengkap, mencakup lebih dari 15 jenis ruang kreatif mulai dari studio musik, studio rekaman, studio tari, studio jahit, hingga studio animasi dan editing.
"Bandung Creative Hub tempat untuk belajar, tempat untuk mengeluarkan ide, dan menghasilkan karya yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Bandung. Catatan lagi, gratis. Gratis bagi masyarakat Kota Bandung. Jadi Pemerintah Kota Bandung hadir untuk masyarakatnya lebih untuk kreatif,” ujar Luki dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Keberadaan BCH memberikan dampak nyata bagi para pelaku ekonomi kreatif. Kasubag Bandung Creative Hub, Arini Mustikadewi menjelaskan bahwa tujuan utama fasilitas ini adalah agar karya yang lahir dari komunitas memiliki nilai ekonomis yang dapat menggerakkan roda ekonomi.
“BCH ini kan terbuka untuk umum. Jadi dampaknya karena mereka bisa menggunakan fasilitas kita secara gratis, mereka ini punya ruang untuk berkembang, mereka punya ruang untuk berkreasi. mereka enggak cuma kegiatannya di sini, tapi mereka nanti ujungnya karya yang mereka bentuk dari hasil mereka berkegiatan di sini itu punya nilai ekonomi, ada perputaran roda ekonomi gitu,” jelas Arini.
Hal ini dirasakan langsung oleh Felda, seorang pemilik UMKM tas asal Bandung. Ia memanfaatkan studio fotografi BCH untuk kebutuhan promosi produknya. "Di sini sangat mudah sekali, dipermudah. Kita cuma isi registrasi terus disediakannya sangat di luar ekspektasi sih sebenernya. Sangat memuaskan sih, luas tempatnya, terus lighting disediakan banyak untuk segala peralatan dibebaskan, tidak ada batasan sama sekali," ungkapnya.
Tidak hanya UMKM, musisi lokal dan komunitas seni tari juga merasakan manfaat serupa. Sanggar Tari Putri Ayu, misalnya, telah rutin berlatih di BCH sejak 2021 dan berhasil meraih berbagai prestasi, termasuk lima kali menjuarai kompetisi internasional secara virtual.
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas ini, pendaftaran dilakukan melalui layanan informasi digital dengan menunjukkan kartu identitas (KTP). Setelah terdaftar, pengguna dapat langsung memilih fasilitas dan menyesuaikan jadwal kegiatan yang tersedia di pusat kreativitas ikonik Kota Bandung tersebut.