Karhutla Gunung Sumbing Capai 306 Hektare, Kapolda Jateng Siapkan Opsi Water Bombing

Metro TV • 22 October 2026 19:53

Wonosobo: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Sumbing, Jawa Tengah, telah meluas hingga sekitar 306 hektare. Menghadapi medan pemadaman yang ekstrem, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyebut pemadaman melalui udara menggunakan helikopter water bombing menjadi salah satu opsi yang tengah dikaji.

Roy mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menilai kemungkinan penggunaan helikopter dalam memadamkan api. Dua helikopter yang sebelumnya berada di kawasan Gunung Lawu didorong untuk membantu penanganan kebakaran di Gunung Sumbing.

“Sampai sejauh ini masih ada kemungkinan untuk melakukan water bombing. Nah, kita akan lihat, kalau itu potensinya bisa, kan ini sangat ekstrem,” kata Roy.
 



Saat ini, upaya pemadaman masih dilakukan melalui jalur darat. Sebanyak 180 personel dikerahkan ke sejumlah titik kritis untuk membuat sekat bakar dan melokalisasi api agar tidak merambat ke hutan pinus, lahan pertanian, maupun permukiman warga.

Roy menegaskan, api masih menyala sehingga petugas terus berupaya membatasi penyebarannya. Kondisi medan yang terjal menjadi salah satu kendala dalam menjangkau titik-titik kebakaran.

“Anggota atau personel yang ada berusaha untuk naik ke atas, membatasi, melokalisasi supaya tidak melebar ke mana-mana,” ujarnya.

Pemerintah daerah bersama Polres Wonosobo juga telah menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat penanganan karhutla yang luasnya telah melampaui 100 hektare.

Selain upaya pemadaman, Roy mengimbau masyarakat dan pengelola kawasan untuk mencegah aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Ia secara khusus meminta agar pembersihan lahan di wilayah Perhutani tidak dilakukan dengan cara yang berisiko menimbulkan api.

“Kita dorong juga, supaya ini disampaikan untuk tidak melakukan pembersihan lahan,” kata Roy.

Ia juga meminta pihak terkait membatasi aktivitas pendakian untuk sementara guna menghindari risiko bagi pendaki apabila kebakaran meluas. Roy menyebut Basarnas telah mengevakuasi sekitar 150 hingga 160 orang yang berada di kawasan gunung.

Upaya pemadaman dan pencegahan penyebaran api masih berlangsung. Penggunaan helikopter untuk water bombing akan dipertimbangkan berdasarkan kondisi medan dan kemungkinan operasional di kawasan terdampak.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X