NEWSTICKER

Atasi Krisis Energi dengan Etanol, Perkebunan Tebu akan Diperluas

26 August 2022 16:10

Upaya mengatasi krisis energi, perlu substitusi impor bahan bakar minyak berbasis fosil dengan bahan bakar hayati seperti etanol yang berasal dari tebu. Demi meningkatkan produksi etanol, tidak ada cara selain mendorong perluasan lahan perkebunan tebu.

Thailand, India dan Brazilia telah mengembangkan produksi etanol untuk peningkatan substitusi impor BBM fosil. Indonesia akan mengikuti jejak negara-negara tersebut dengan memperluas lahan perkebunan tebu sebagai bahan baku etanol untuk memproduksi etanol yang memiliki kualitas research octane number (RON) hingga 130.

Jika industri produk etanol berhasil dikembangkan, akan mampu membuka peluang ekspor BBM dengan bauran etanol yang berlimpah di dalam negeri. Selain itu, potensi bauran etanol pada solar dapat mengurangi beban subsidi energi Indonesia ke depan dan memerbaiki keuangan negara.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyatakan, anggaran subsidi energi sebesar Rp502 triliun pada APBN 2022 akan habis. Jika subsidi BBM ditambah lagi maka akan semakin membebani APBN.

Tingginya tingkat konsumsi energi dan harga minyak global yang meningkat tinggi, membuat APBN tahun 2022 tidak mampu lagi menahan harga di tingkat masyarakat. Sehingga membuat pemerintah tengah memertimbangkan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi pada tahun ini.

Tag

BBM