NEWSTICKER

Pesawat Super Tucano Masuk Awan Tebal Sebelum Crash

N/A • 17 November 2023 18:04

Malang: Pesawat latih tempur Super Tucano sempat masuk awan tebal sebelum akhirnya jatuh di Pasuruan, Jawa Timur. Pesawat crash ketika tengah latihan formasi.

Latihan formasi diiukuti empat pesawat. Pesawat take off satu per satu sesuai prosedur. Setelah di udara keempat pesawat akan membentuk satu formasi. 

Saat pesawat naik awan masih tipis. Tandanya indikator in-out menyala. Namun, tiba-tiba awan menebal dan pekat. Jarak pandang jadi pendek, kurang dari 30 meter.

"Para penerbang sempat mengatakan blind. Buta. Tidak lihat. Itu adalah prosedur," kata Kadispen AU Marsma R. Agung Sasongkojati, dalam program Breaking News Metro TV, Jumat, 17 November 2023.

Pesawat, sesuai prosedur, masing-masing otomatis menjauh ketika kondisi blind. Saat menjauhkan diri terdengar suara Emergency Locator Transmitter (ELT). Artinya terjadi sesuatu.

"Ada sesuatu pada satu pesawat. Saya tidak tahu berapa lama, eh ada lagi suara ELT yang kedua," terang Agung. 

Dua pesawat belakangan diketahui mencium tanah. Belum ada yang pasti, tapi penyebab kecelakaan akan dipelajari lewat Flight Data Recorder (FDR). Semua kegiatan terekam pada FDR.

"FDR sudah di Lanut Abdurahman Saleh. Mudah-mudahan bisa kami baca untuk bisa memberi penjelasan lebih lanjut," ujarnya.

Setelah melihat data FDR, pihaknya bakal melakukan evaluasi terhadap prosedur yang sudah berlaku sebelumnya. Bisa saja ada prosedur yang dikurangi, atau ditambah.

"Tujuannya untuk keselamatan penerbangan dan keselamatan misi," ucapnya.

Sebelumnya, dua pesawat EMB-314 Super Tucano dengan nomor ekor TT-3111 dan TT-3103 yang terjatuh saat latihan formasi di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis 16 November 2023. Awak pesawat yang menjadi korban dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kota Malang. Ketiganya diberikan kenaikan pangkat satu tingkat atas pengabdiannya kepada negara.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Metrotvnews.com

(Gervin Nathaniel Purba)