Indonesia-Singapura Teken 26 Kesepakatan Strategis

6 July 2026 21:47

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong untuk memperkuat hubungan diplomatik kedua negara. Pertemuan strategis tersebut berjalan sukses dengan menghasilkan puluhan kesepakatan konkret, mulai dari kerja sama antarpemerintah (G-to-G) hingga antarpelaku usaha (B-to-B).

"Pertemuan kali ini menghasilkan 26 capaian nyata, capaian konkret di berbagai bidang, 18 kesepakatan kerja sama antarpemerintah dan 8 kesepakatan antara business to business," kata Prabowo dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Senin, 6 Juli 2026.

Prabowo menegaskan bahwa capaian-capaian tersebut menjadi cerminan dari hubungan kedua negara yang semakin solid, luas, dan mendalam. Kepala Negara juga menggarisbawahi bahwa sektor ekonomi tetap memegang peranan paling vital dalam memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Singapura di masa depan.

"Terutama sekali, kerja sama ekonomi kita tetap menjadi pilar utama dalam hubungan kita di semua bidang," ujar Prabowo.
 


Presiden memaparkan bahwa lompatan besar terjadi di sektor perdagangan dan konektivitas hampir di seluruh lini industri. Untuk memuluskan implementasi perdagangan listrik lintas batas serta penguatan kegiatan komersial lainnya, Pemerintah Indonesia secara resmi telah menunjuk Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

"Kita melihat peningkatan kerja sama, perdagangan, konektivitas hampir di semua sektor. Indonesia telah menunjuk BPI Danantara untuk implementasi kerja sama perdagangan listrik lintas batas, juga untuk kegiatan-kegiatan di bidang perdagangan. Selanjutnya di bidang energi, di bidang ekonomi digital, ekosistem digital, keamanan siber, kita telah melakukan diskusi dan capaian-capaian yang cukup konkret," tutur Presiden.

Prabowo juga memastikan bahwa kedua negara berkomitmen menjaga ketahanan kawasan. Kesepakatan strategis mencakup pemantapan rantai pasok pangan serta penguatan stabilitas pertahanan nasional.

"Kita bersepakat untuk terus kolaborasi juga di bidang pangan, rantai pasok. Di bidang pertahanan keamanan, kita juga akan implementasi perjanjian kerja sama pertahanan kita," ucap Prabowo.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X