25 February 2026 10:37
Dua bus TransJakarta terlibat tabrakan 'adu banteng' di jalur layang Koridor 13 ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin pagi, 23 Februari 2026.
Kecelakaan ini diduga kuat terjadi akibat pengemudi salah satu bus mengalami kondisi microsleep atau tertidur singkat saat berkendara. Akibatnya, bus keluar dari lajurnya dan menghantam bus lain yang datang dari arah berlawanan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa berdasarkan pemeriksaan sementara, faktor kelelahan diduga menjadi pemicu mengingat sopir tersebut tercatat baru bekerja selama dua hari.
"Ini tentunya bersifat human error dan mungkin karena dia baru bekerja dua hari. Mungkin tidurnya di rumah kurang," ujar Pramono.
Pramono Anung memastikan bahwa langkah tegas akan diambil sebagai konsekuensi dari peristiwa ini. Sanksi tidak hanya akan dijatuhkan kepada sopir yang bersangkutan, tetapi juga kepada pihak operator bus selaku penanggung jawab atas pengawasan dan pembinaan personel.
"Kami sudah memerintahkan kepada TransJakarta, operatornya juga harus diberikan sanksi, ditegur. Bukan hanya sopirnya, karena operator yang membina itu harus bertanggung jawab," tegas Gubernur.
| Baca juga: Legislator Desak Pemprov DKI Segera Benahi Manajemen TransJakarta |