20 June 2026 15:02
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempertegas komitmennya dalam memeratakan kualitas pendidikan di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Langkah nyata ini diwujudkan melalui proyek revitalisasi besar-besaran terhadap 33 sekolah di Kabupaten Nias Utara dengan total anggaran mencapai Rp51 miliar.
Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Nias Utara, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, meninjau langsung progres perbaikan fasilitas di SMPN 3 Sitolu Ori. Selain meninjau infrastruktur, Menteri juga menyerahkan bantuan berupa perangkat Starlink, peralatan sekolah bagi siswa, serta bantuan mutu pendidikan untuk mendukung proses belajar mengajar.
Proyek revitalisasi ini mencakup berbagai jenjang pendidikan untuk memastikan perbaikan ruang belajar yang menyeluruh. Adapun sekolah-sekolah yang menjadi sasaran program ini terdiri dari dua PAUD, 15 Sekolah Dasar (SD), 13 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan dua Sekolah Menengah Atas (SMA).
Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa alokasi anggaran ini dibagi ke dalam beberapa tahap. Untuk 2025, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp48,6 miliar untuk 32 sekolah. Sementara itu, untuk 2026, rencana sementara mencakup 21 sekolah, di mana 16 sekolah di antaranya telah mendapatkan penyaluran bantuan senilai Rp20 miliar.
| Baca juga: Wapres Gibran: Saya Kira MBG Tepat Sasaran di 3T |