Pelemparan Bom Molotov di Koja Ternyata Salah Sasaran

25 June 2026 10:56

Teror bom molotov yang menimpa seorang ibu dan anak di kawasan Koja, Jakarta Utara ternyata merupakan aksi salah sasaran. Korban saat itu kebetulan lewat dengan mengendarai motor di depan pelaku yang melempar botol diduga bom molotov.

Aksi pelemparan bom molotov terjadi di dalam gang sempit di Jalan Mandiri 2, Kampung Tanah Merah, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara pada Senin 22 Juni 2026. 

Ibu dan anak yang tengah mengendarai sepeda motor ini kaget hingga terjatuh karena lemparan bom molotov. Akibat kejadian tersebut, korban bersama anaknya mengalami luka di bagian kaki, begitu juga sepeda motornya yang mengalami kerusakan.
 

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Pelempar Bom Molotov di Jakut


Menurut Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, bom molotov dilempar oleh pria inisial M. M diketahui memiliki mantan istri inisial R yang merupakan salah satu warga di lokasi. Diduga M tidak terima mantan istrinya memiliki kekasih baru, inisial U. Polisi menduga serangan bom molotov tersebut ditujukan kepada paman U, inisial K, yang sempat cekcok mulut dengan M. Ketika itu K sedang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Jadi karena cemburu, si pelaku ini maunya mantan istrinya ini berpacaran dengan bukan dari wilayah itu.” kata Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Kamis, 25 Juni 2026.

Berdasarkan rekaman CCTV, K memang sedang duduk di depan sebuah rumah di Jalan Mandiri 2, Koja. Sementara itu sasaran pelaku yaitu K tampak menghindar saat molotov meledak di dekatnya.

Kini polisi masih memburu empat pria yang ada di rekaman CCTV. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV dan pecahan botol molotov.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X