Polisi Bantah Ada Pemukulan Saat Mediasi Satpam dan Sopir Alphard di Pospol Thamrin

25 July 2026 10:23

Jakarta: Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membantah adanya aksi kekerasan terhadap seorang petugas satuan pengamanan (satpam) saat proses mediasi dengan sopir Alphard di Pos Polisi Thamrin, Jakarta Pusat. Polisi menegaskan mediasi berlangsung tanpa pemukulan maupun tindakan kekerasan, dan kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan.

"Pada saat proses mediasi tidak ada kekerasan atau pemukulan," ujarnya dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Sabtu 25 Juli 2026.

Braiel menjelaskan, mediasi dilakukan setelah kedua pihak meminta bantuan anggota Pos Polisi Thamrin untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi. Proses mediasi pun langsung dilaksanakan pada hari yang sama.

"Setelah rangkaian itu, dari kedua belah pihak menghubungi anggota Pospol kami, Pospol Thamrin, meminta bantu untuk dimediasi. Pada saat itu telah dilaksanakan mediasi dan kedua belah pihak sepakat saling memaafkan," ujar Braiel.

Meski telah tercapai kesepakatan damai, Polsek Metro Menteng tetap membuka kesempatan bagi pihak yang merasa keberatan atau belum puas untuk menempuh jalur hukum dengan membuat laporan resmi.

"Kami menyampaikan bahwa apabila ada hal yang kurang berkenan atau yang belum merasa puas dari pihak manapun, kami silakan untuk membuat laporan," katanya.

Sebelumnya, beredar video viral di media sosial Instagram @jakpus24jam.id yang memperlihatkan sebuah mobil Toyota Alphard menerobos lampu penyeberangan. Aksi sopir tersebut mendapat teguran dari satpam, dan berujung adu mulut. 

Mobil pun seketika berhenti, yang disusul turunnya dua pria mengenakan baju batik. Kedua pria tersebut kemudian membawa petugas keamanan ke Pospol Thamrin. 

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X