Pelaut Indonesia Disandera Perompak Somalia, Keluarga Minta Bantuan Pemerintah

5 May 2026 13:27

Kapten kapal tanker Honour 25 berbendera Uni Emirat Arab (UEA) dibajak perompak Somalia saat berlayar dari Oman menuju Somalia pada 21 April 2024. Ada sebanyak 17 kru disandera, empat di antaranya adalah warga Indonesia.

Air mata istri dan ibu kandung Kapten Ashari Samadikun, warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tidak terbendung karena kapten kapal tanker Honour 25 yang membawa 17 kru disandera oleh perompak Somalia pada 21 April 2026. Keluarga hanya bisa pasrah, dan berharap Presiden Prabowo Subianto turun tangan menyelamatkan empat pelaut Indonesia yang turut disandera.

“Lagi seperti ini kasihan. Saya minta pemerintah,  di mana saja. Minta tolong dibebaskan anak saya, dibantu saya. Saya tidak punya kemampuan apa-apa selain pemerintah yang saya harap sekarang. Itu saja.” kata Ibu Ashari Samadikun, Siti Aminah, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Selasa, 5 Mei 2026.
 

Baca juga: Perompak Somalia Kembali Aktif, Kapal Tanker Minyak Dibajak di Teluk Aden


Istri Ashari, Santi Sanaya, mengatakan suaminya pertama kali menghubungi lewat pesan suara WhatsApp dan dalam pesan itu Ashari menyampaikan bahwa mereka telah dikuasai perompak. Dan hingga hari keempat penyanderaan belum ada kejelasan mengenai pembebasan.

Perusahaan pemilik kapal juga belum memberi kepastian kepada keluarga. Santi mengaku suaminya menelepon dengan suara bergetar. Ia bilang semua kru sudah disandera dan diancam akan dibunuh jika tidak ada tebusan. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)