'Hujan Rudal' Balasan Iran Targetkan AS-Israel

2 March 2026 23:17

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran kembali mengeluarkan pengumuman mengejutkan di tengah memanasnya eskalasi konflik Timur Tengah. Dalam pernyataan resmi ketujuhnya, IRGC mengklaim telah berhasil menargetkan kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Abraham Lincoln, dan merontokkan drone militer canggih milik AS.

Klaim tersebut diperkuat dengan rilisnya sebuah video peluncuran rudal balasan IRGC pada Minggu, 1 Maret 2026. Serangan masif ini dilancarkan secara spesifik sebagai bentuk pembalasan dendam atas agresi koalisi Zionis Israel dan AS yang telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.

Petinggi IRGC bersumpah bahwa aksi pembalasan atas kejahatan mematikan ini akan menjadi penanda dimulainya era baru dalam sejarah dunia Islam. Berdasarkan laporan, serangkaian rudal balasan Iran telah diarahkan ke sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah, serta fasilitas militer strategis milik Israel, termasuk yang berada di Tel Aviv dan Haifa.
 

Baca juga:
KBRI Riyadh Pantau WNI di Arab Saudi di Tengah Eskalasi

Rontoknya Drone MQ-9 Reaper

Menurut laporan dari kantor berita Tasnim, sistem pertahanan udara Iran sukses mendeteksi dan menembak jatuh drone serang canggih MQ-9 Reaper milik pasukan militer AS. Pesawat nirawak tersebut dihancurkan saat terdeteksi melintasi wilayah kendali udara di bagian selatan Iran pada hari Minggu kemarin.

Menyusul insiden penembakan tersebut, pihak IRGC memberikan peringatan keras kepada pihak Barat. Mereka menegaskan bahwa wilayah udara Iran merupakan hak kedaulatan penuh negara. Segala bentuk pergerakan pesawat musuh yang mencoba menyusup akan langsung diserang dan ditembak jatuh tanpa kompromi.

Di tengah situasi geopolitik yang kian mendidih ini, sikap diplomatik sejumlah negara Arab justru menuai sorotan. Alih-alih mengecam agresi mematikan Israel dan AS ke tanah Iran yang telah menewaskan banyak korban jiwa, negara-negara Teluk Arab dilaporkan malah melayangkan kecaman terhadap serangan rudal balasan yang dilakukan oleh Teheran.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)