Usut Kebakaran Panti Werdha, Polisi Periksa 10 Saksi

31 December 2025 10:10

Kasus kebakaran Panti Werdha Damai di Kota Manado berada dalam proses penyelidikan, dan 10 orang saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik untuk mencari tahu kebenaran dan sumber api penyebab kebakaran. Panti Werdha yang dihuni oleh 35 lansia tersebut, kini menyisakan 12 jenazah korban yang identitasnya masih harus menunggu hasil pemeriksaan sampel DNA dari Jakarta.

Diketahui, empat dari 16 jenazah korban kebakaran Panti Werdha Damai telah selesai diidentifikasi dan diserahkan oleh Tim DVI Biddokes Polda Sulawesi Utara (Sulut) kepada pihak keluarga. Keempat jenazah tersebut diyakini adalah korban yang namanya sudah tercantum dalam daftar, setelah dicocokkan berdasarkan hasil identifikasi yang diambil melalui proses pengambilan sampel darah, air liur, serta properti yang dikenakan.

Proses identifikasi 12 jenazah lainnya diperkirakan memakan waktu kurang lebih selama dua minggu sejak sampel DNA diambil oleh Tim DVI Biddokes Polda Sulawesi Utara. Pihak keluarga juga meminta agar Pemerintah Kota Manado melakukan evaluasi terhadap keamanan panti werdha, khususnya terkait ketiadaan petugas keamanan saat insiden terjadi.

 

Pada saat kejadian, api dilaporkan cepat membesar, menyebabkan para lansia panik dan terjebak di dalam kamar mereka masing-masing. Menurut pengakuan korban selamat, beberapa kamar memang sengaja dikunci dari dalam saat penghuni tidur, hal yang diduga menyulitkan para lansia dan petugas evakuasi untuk melarikan diri.

Hingga saat ini, baru empat jenazah yang diserahkan kepada keluarga, di mana satu jenazah sudah dimakamkan di TPU Pandu Molas, Kota Manado, sementara tiga jenazah lainnya direncanakan akan diibadahkan dan dimakamkan pada Rabu, 31 Desember 2025. Proses penyerahan jenazah berlangsung haru, bahkan ada korban yang hidup sebatang kara dan hanya dijemput oleh satu orang cucu tiri.

(Aulia Rahmani Hanifa)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)