7 January 2026 13:45
Presiden Venezuela Nicolas Maduro menjalani sidang perdana di Pengadilan New York atas tuduhan perdagangan narkoba dan senjata atau narkoterorism pada Senin, 5 Januari 2025,waktu setempat.
Maduro mengaku tidak bersalah atas tuduhan narkoterism. Dalam persidangan, Maduro mengatakan kepada hakim federal, jika dirinya masih Presiden Venezuela dan telah diculik dalam serangan militer Amerika Serikat (AS) di Caracas.
Ia menyebut dirinya diperlakukan seperti bukan terdakwa kriminal biasa, melainkan tawanan perang. Begitu juga dengan istri Maduro, Cilia Flores yang menegaskan dirinya tidak bersalah.