NEWSTICKER

Sejumlah Harga Bahan Pangan di Aceh Stabil

18 September 2022 11:35

Harga sejumlah bahan pangan di Aceh terpantau stabil bahkan, mengalami penurunan. Namun beberapa komiditas mengalami kenaikan imbas penaikan harga BBM bersubsidi. Harga cabai merah di pasar Induk Lambaro Aceh Besar turun menjadi Rp55 ribu per kilogram yang sebelumnya dijual dengan Rp140 ribu per kilogram. Cabai hijau juga turun dari Rp40 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram. Cabai rawit ikut berangsur turun dari Rp50 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram.

Selain itu, komoditas tomat turun dari Rp12 ribu menjadi Rp8 ribu per kilogram. Sebaliknya, kenaikan harga terjadi pada komoditas bawang merah yang semula Rp28 ribu menjadi Rp33 ribu per kilogram. Bawang putih juga naik dari Rp22 ribu menjadi Rp22 ribu per kilogram. Kenaikan harga pada bawang merah dan putih akibat kurangnya pasokan dari distributor. 

Tak berhenti disitu, harga beras mengalami kenaikan mulai dari Rp500 sampai Rp1.000 per kilogram. Untuk harga beras jenis medium semula Rp150 menjadi Rp160 ribu per karung ukuran 15 kilogram. Harga beras jenis medium, naik Rp165 ribu menjadi Rp170 per kilogram. Untuk beras jenis premium naik dari Rp165 ribu hingga Rp185 ribu per karung ukuran 15 kilogram.

Sementara itu harga komoditas telur ayam, minyak goreng, dan gula tergolong stabil. Harga komoditas telur cukup stabil meski dalam tren penurunan dari angka Rp50-55 ribu per papan isi 30 butir, menjadi Rp46-48 ribu per papan isi 30 butir. Minyak goreng curah stabil di angka Rp14 ribu per kilogram dan gula pasir, di harga Rp15 ribu per kilogram.

Untuk daging ayam ras kini naik menjadi Rp30 ribu per kilogram dari semula hanya Rp25-26 ribu per kilogram. Kenaikan pada komoditas ayam dipengaruhi kenaikan harga pakan ayam.

Dalam upaya pengendalian harga, pemerintah Kabupaten/Kota di Aceh menggelar operasi pasar murah. Dengan adanya pasar murah, diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat di tengah kenaikan sejumlah harga bahan pokok imbas penaikan BBM bersubsidi.