NEWSTICKER

PGRI Menolak Tegas Penghapusan Tunjangan Profesi Guru di RUU Sisdiknas

30 August 2022 20:43

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menolak tegas penghapusan pasal tunjangan profesi guru, tunjangan daerah terpencil, dan tunjangan dosen & kehormatan dosen, dalam Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. PGRI meminta agar pembahasan pasal tersebut dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan pemangku kepentingan pendidikan.

Dalam draft RUU Sisdiknas versi April 2022 Pasal 127 Ayat 3-10 mengatur soal pemberian tunjangan profesi guru dan dosen. Namun dalam draft versi Agustus 2022 yang beredar, pemberian tunjangan profesi guru, tunjangan khusus bagi guru daerah terpencil, dan tunjangan kehormatan dosen justru hilang. 

"RUU Sisdiknas per-2022 Agustus yang kita terima ini sungguh-sungguh mengingkari logika publik, munafikan profesi guru dan dosen, tidak menghargai bahwa guru dan dosen adalah sebuah profesi yang mulia, ujar Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (28/08/2022).

Mengenai kontroversi RUU Sisdiknas, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menegaskan RUU Sisdiknas justru sebagai bentuk upaya pemerintah untuk membuat semua guru mendapat penghasilan yang layak, meski dalam draft RUU Sisdiknas tidak tercantum pasal yang mengatur tunjangan guru, dan menegaskan para guru akan mendapatkan penghasilan lebih besar.