NEWSTICKER

Tembak Rekan Sendiri, Aipda Rudy Suryanto Diproses Pidana dan Etik

6 September 2022 12:53

Polda Lampung terus melanjutkan penyidikan kasus polisi tembak polisi yang terjadi di Lampung Tengah pada Minggu (4/9/2022) malam lalu. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengungkap saat ini kasus ditangani secara paralel baik dari unsur pidana maupun kode etik. Hal itu sesuai dengan instruksi dari Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus.

"Proses terhadap unsur pidana yang dipersangkakan ini tetap harus berjalan secara simultan, termasuk dengan kode etik profesi," ujar Kombes Pol Zahwani, Selasa (6/9/2022)

Sebelumnya,  anggota polisi Polsek Way Pengubuan, Lampung Tengah, Aipda Ahmad Karnain tewas ditembak di rumahnya. Pelakunya tak lain adalah rekannya sendiri, yakni Kanit Provos Polsek Way Pengubuan, Aipda Rudi Suryanto.

Lebih lanjut, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan bahwa pemegangan senjata Polri dilihat dari kepentingan terutama di bidang operasional. Tetapi pengajuan pemegangan senjata harus dari rekomendasi atasan. Pimpinan memiliki tanggung jawab untuk mengawasi anggota yang memegang senjata api.

Pemegang senjata api juga diwajibkan menjalani sejumlah prosedur, seperti tes psikologi yang dilakukan secara berkala. Anggota Polri pemegang senjata api memiliki surat yang wajib diperbaharui setiap satu tahun sekali.