NEWSTICKER

Kuat Ma'ruf Akui Dirinya Bodoh Ikuti Perintah Penyidik

24 January 2023 19:53

Kuat Ma'ruf terdakwa pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutarabat alias Brigadir J, membacakan nota pembelaan (pleidoi) pada Selasa, (24/1/2023). Kuat mengaku dirinya bodoh karena mudah dimanfaatkan oleh penyidik kepolisian saat penyidikan. 

"Saya akui Yang Mulia, saya ini bodoh. Saya dengan mudah dimanfaatkan oleh penyidik untuk mengikuti sebagian BAP dari Richard," kata Kuat Ma'ruf saat persidangan di PN Jaksel, Selasa (24/1/2023).

Kuat mengaku bingung dan tidak mengerti soal perencanaan pembunuhan. Selain itu kuat juga terpaksa mengikuti serangkaian persidangan meskipun sebenarnya ia tak mengerti dengan proses persidangan. 

"Saya yang merasa bingung dan tidak mengerti dengan semua proses persidangan yang sedang berjalan, tetapi saya tetap berusaha untuk menjalankan proses persidangan sebagaimana seharusnya," ujar Kuat Ma'ruf.

Kuat Ma'ruf tak habis pikir bila peristiwa yang membuatnya duduk di kursi pesakitan cuma perkara tak mengerti pertanyaan yang diajukan penyidik. Kuat bersikukuh tidak tau kesalahannya sehingga terseret dalam kasus skenario pembunuhan berencana terhadap brigadir J yang dilakukan Ferdy Sambo. 


Sebelumnya Jaksa telah menuntut Kuat Ma'ruf dengan hukuman 8 tahun penjara. Pada perkara tersebut, Kuat dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.