NEWSTICKER

Epidemiolog: Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Tidak Seganas Varian Delta

14 June 2022 12:19

Indonesia mendeteksi adanya delapan kasus terkonfirmasi positif Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di wilayah Bali dan DKI Jakarta. Dari delapan kasus tersebut, empat kasus positif diantaranya merupakan pelaku perjalanan luar negeri atau WNA. Gejala subvarian omicron ini disebut tidak seganas varian delta.

Dari total delapan kasus tersebut ada empat kasus terkonfirmasi positif merupakan kasus transmisi lokal, sedangkan sisanya merupakan pelaku perjalanan luar negeri. Rincian selanjutnya, ada dua kasus terinfeksi BA.4 sedangkan 6 kasus lainnya BA.5.

Dokter Spesialis Paru menyebut, subvarian baru omicron ini kemungkinan lebih cepat menyebar diabndingkan sub varian BA.1 dan BA.2. Masyarakat diminta waspada meski tidak ada indikasi gejala yang lebih parah dibandingkan varian omicron lainnya. 

Epidemiolog, Masdalina Pane menjelaskan bahwa karakteristik omicron sendiri tidaklah seganas delta. Ia juga menuturkan bahwa subvarian omicron hampir sama gejalanya dengan induk omicron.

"Omicron tidak menimbulkan hospitalisasi dan kematian yang tinggi. Tetapi memang menular dengan cepat. Karena itu, walaupun omicron gejalanya ringan tetapi pada mereka yang komorbid, usila, dan yang belum mendapatkan vaksinasi seperti bayi dan balita itu juga akan mendapatkan gejala yang agak berat,"jelas Masdalina Pane.