Jalur lintas utama dan nasional yang menghubungkan Padang menuju Solok, Sumatra Barat, lumpuh total pascabanjir bandang yang menerjang wilayah Kabupaten Solok, pada Senin malam, 21 September 2026. Pengendara yang hendak menuju Padang dari Solok maupun sebaliknya untuk sementara menggunakan jalur alternatif melalui Padang Panjang.
Kondisi jalan nasional tersebut dilaporkan porak-poranda akibat tertutup material lumpur tebal setinggi 1 hingga 2 meter. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur strategis tersebut tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Guna membuka kembali akses jalan yang terputus, sejumlah alat berat telah dikerahkan ke lokasi untuk menyingkirkan endapan lumpur tebal dan material sisa banjir.
Pembersihan jalan juga berfokus pada evakuasi sejumlah kendaraan yang terendam dan terbawa arus lumpur. Di sekitar lokasi pengerjaan alat berat dan area dekat masjid setempat, dilaporkan terdapat sedikitnya tiga unit mobil yang terjebak dalam tumpukan lumpur tebal.
Masyarakat di kawasan terdampak diminta tetap waspada dan menjauhi aliran sungai serta lokasi yang berpotensi membahayakan selama proses penanganan bencana berlangsung. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan, termasuk terkait akses jalan dan jalur yang dapat dilalui selama penanganan material
banjir bandang.