Jakarta: Kehilangan kepala umumnya berujung pada kematian seketika. Namun, pada beberapa spesies hewan, tubuh masih dapat bertahan dan menunjukkan aktivitas untuk sementara waktu setelah kepala terpisah.
Fenomena ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari sistem saraf, metabolisme, hingga mekanisme sirkulasi darah. Bahkan, dalam kasus tertentu, ada hewan yang mampu bertahan hidup tanpa kepala selama berbulan-bulan.
Hewan yang Dapat Bertahan Hidup Sementara Setelah Kepalanya Terpenggal
Berikut sejumlah
hewan yang diketahui dapat bertahan hidup sementara setelah kepalanya terpenggal, dikutip dari laman
Discover Wildlife.
1. Belalang Sembah Jantan
Pada beberapa spesies, belalang sembah betina akan menggigit kepala pasangan jantannya saat atau setelah proses kawin. Menariknya, belalang sembah jantan masih dapat melanjutkan proses perkawinan meski kepalanya telah terputus. Bahkan, pada beberapa spesies, proses reproduksi justru dapat berlangsung lebih efektif karena gerakan kawin dikendalikan oleh sistem saraf di bagian tubuh, bukan sepenuhnya oleh otak.
2. Ayam
Setelah dipenggal, neuron pada tubuh ayam umumnya masih tetap aktif selama sekitar 15 menit sehingga tubuhnya masih dapat bergerak atau berlari. Namun, terdapat kasus unik seekor ayam bernama Mike yang mampu bertahan hidup hingga 18 bulan tanpa kepala. Mike dapat bertahan karena sebagian batang otaknya masih utuh sehingga sejumlah fungsi vital tubuhnya tetap bekerja.
3. Ular Derik
Salah satu kasus terkenal terjadi di Texas, Amerika Serikat. Seorang pria yang memenggal seekor ular derik justru digigit oleh kepala ular tersebut setelah terpisah dari tubuhnya. Ular dapat bertahan selama beberapa menit hingga beberapa jam setelah dipenggal karena tidak membutuhkan banyak oksigen untuk mempertahankan aktivitas sistem saraf dalam waktu singkat.
4. Tawon
Tawon memiliki rantai saraf ventral yang membentang di sepanjang tubuhnya. Sistem saraf ini memungkinkan beberapa fungsi tubuh tetap bekerja meski kepalanya telah terpisah. Karena itu, tawon masih dapat bergerak, bahkan terbang, dalam waktu singkat setelah kehilangan kepala.
5. Kodok
Kodok juga dapat menunjukkan aktivitas tubuh setelah kepalanya terpenggal. Hal ini terjadi karena sebagian fungsi tubuh masih dipengaruhi oleh sistem saraf dan sisa batang otak. Namun, tanpa kepala kodok tidak dapat melihat, makan, ataupun minum sehingga pada akhirnya tidak mampu bertahan hidup dalam jangka panjang.
Fenomena ini menunjukkan bahwa tidak semua hewan langsung kehilangan seluruh fungsi tubuh setelah kepalanya terpisah. Perbedaan sistem saraf dan mekanisme biologis membuat beberapa spesies masih mampu mempertahankan aktivitas tertentu dalam waktu singkat.
Nah, meski terdengar mengejutkan, kemampuan tersebut bukan berarti
hewan-hewan ini dapat hidup normal tanpa kepala, melainkan hanya respons biologis yang berlangsung sementara sebelum seluruh fungsi tubuh berhenti.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Odetta Aisha Amrullah)