Jakarta: Musik kerap menjadi teman dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari menemani perjalanan, belajar, bekerja, hingga berolahraga, banyak orang mendengarkan musik sesuai genre yang disukai untuk menciptakan suasana tertentu.
Selain menjadi hiburan, musik juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan fisik, mental, hingga emosional. Dikutip dari Alodokter, perpaduan antara lirik dan alunan nada dapat memengaruhi pikiran dan tubuh secara keseluruhan.
5 Pengaruh Musik terhadap Kinerja Otak
Tidak hanya berguna bagi kesehatan mental, mendengarkan musik juga dapat memengaruhi kinerja otak. Dirangkum dari
Hello Sehat yang telah ditinjau oleh tenaga medis profesional, berikut lima pengaruh positif mendengarkan musik bagi kinerja otak.
1. Mendorong Perkembangan Otak
Musik dapat melibatkan berbagai bagian otak, terutama ketika seseorang belajar memainkan alat musik. Menurut sejumlah penelitian, latihan memainkan alat musik dikaitkan dengan kemampuan merespons suara dan bahasa yang lebih baik. Aktivitas tersebut juga dapat membantu seseorang mendengar dengan lebih baik di tengah suasana bising serta mengenali aspek emosional dari sebuah ucapan.
2. Membantu Berpikir Lebih Kreatif
Mendengarkan
musik yang baru dapat memberikan rangsangan bagi otak. Ketika mendengar rangkaian nada yang belum familiar, otak akan memproses dan memahami pola suara tersebut. Proses ini disebut dapat membantu membentuk cara berpikir baru. Oleh karena itu, mendengarkan musik yang berbeda dari biasanya dapat menjadi salah satu cara untuk memberikan stimulasi baru bagi otak.
3. Membantu Mempelajari Bahasa Baru
Ketika seseorang mendengarkan lagu berbahasa asing, otak akan merekam, mengingat, dan memprediksi struktur kalimat serta bahasa pada lagu tersebut di bagian otak besar dan amigdala. Rangkaian nada dalam musik memiliki respons yang mirip dengan bahasa di otak. Perpaduan antara lirik dan nada juga dapat membuat proses belajar bahasa terasa lebih menarik.
4. Menjadi Distraksi
Pengaruh ini dapat muncul saat seseorang sedang berolahraga. Ketika tubuh mengirimkan sinyal lelah kepada otak, secara otomatis muncul dorongan untuk berhenti dan beristirahat. Namun, saat mendengarkan musik, hal tersebut dapat dialihkan karena otak lebih fokus memproses suara dibandingkan rasa lelah. Pilihlah musik yang dapat meningkatkan motivasi dengan tempo sekitar 145 bpm sehingga mudah diproses otak tanpa membuatnya kewalahan.
5. Meningkatkan Daya Ingat
Musik dapat merangsang otak untuk mengakses kembali informasi yang tersimpan dalam ingatan seseorang. Meski mekanisme pastinya masih belum sepenuhnya dipahami, terdapat teori yang mengaitkannya dengan fenomena sinestesia, yaitu kondisi ketika otak memunculkan persepsi tertentu seperti gambar atau emosi saat seseorang mendengarkan musik.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa rangkaian nada dalam musik berpotensi membantu meningkatkan kemampuan mengingat pada orang dengan demensia maupun mereka yang mengalami trauma otak.
Nah, musik tidak hanya berguna sebagai hiburan, tetapi juga dapat memberikan berbagai pengaruh terhadap fungsi otak. Efek musik pada otak pun dapat berbeda-beda, tergantung jenis musik serta aktivitas yang dilakukan.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.
(Eunike Michelle Gultom)