30 Mahasiswi Unri Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Oknum Dokter Klinik

30 April 2026 21:12

Skandal dugaan pelecehan seksual terungkap di Klinik Pratama Universitas Riau (Unri). Sebanyak 30 mahasiswi melaporkan menjadi korban pelecehan saat menjalani pemeriksaan kesehatan oleh seorang dokter di klinik kampus tersebut.

Awalnya, tiga mahasiswi melaporkan seorang dokter yang bertugas di Klinik Pratama Unri ke Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT). Dalam keterangannya, korban mengaku mendapat perlakuan tidak senonoh saat menjalani pemeriksaan kesehatan di salah satu ruang Klinik Pratama Unri. Pelecehan seksual dilakukan oleh seorang dokter berinisial LH. Pelaku juga meminta nomor telepon korban dan berbicara di luar konteks medis.

Saat ini sudah ada 30 mahasiswi dan alumni yang melaporkan kasus serupa ke Satgas PPKPT Unri. Tindakan pelecehan ini terjadi dalam rentang waktu tahun 2018 hingga 2026. Sebagian korban mengalami trauma dan menjalani pendampingan kesehatan jiwa.

Sebagai langkah tegas, kampus Unri sudah menonaktifkan dokter LH sejak 27 April 2026 untuk memudahkan penyelidikan internal.
 

Baca juga:
Satpam di Singkawang Ditangkap, Diduga Cabuli Siswi SD

Ketua Satgas PPKPT Unri, Separen, menyatakan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan keterangan mendalam dari para korban sebelum memanggil terduga pelaku.

"Terlapor belum kita periksa karena kita mengumpul dulu keterangan-keterangan, kronologis dari berbagai macam korban karena ini kan korbannya tidak satu aja. Karena sampai hari ini kan sudah 30 yang mengisi form dan itu semua akan kita panggil," ujar Separen.

"Kemudian nanti setelah mereka kita panggil, baru nanti kita periksa terduga pelaku dengan menghadirkan saksi hukum, kemudian ahli kesehatan juga, kemudian dengan ahli psikolog untuk kita membentuk sebuah kesimpulan dan hasil rekomendasinya," tambahnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)