20 April 2026 21:56
Situasi keamanan di perairan Timur Tengah kembali memanas setelah Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) menyita kapal kargo Touska berbendera Iran di Laut Arab bagian utara. Langkah AS ini memicu aksi balasan langsung dari Teheran yang meluncurkan rentetan serangan drone ke armada militer AS.
Kapal perusak rudal berpandu milik Angkatan Laut AS dilaporkan menembak ruang mesin kapal kargo Touska guna memaksa kapal tersebut berhenti. Setelah kapal lumpuh, personel marinir AS menyita dan menggeledah seluruh muatan di dalamnya.
Pihak Komando Pusat AS mengklaim telah memberikan peringatan berulang selama enam jam sebelum melakukan tindakan tegas. Namun, Touska tetap melanjutkan pelayaran menuju Selat Hormuz karena merasa memiliki izin resmi dari Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) untuk melintasi wilayah tersebut.
| Baca juga: Tiongkok Kritik Aksi AS yang Cegat dan Sita Kapal Kargo Berbendera Iran |