27 January 2026 09:51
Sejumlah sopir truk dari negara Balkan memblokir puluhan penyeberangan di berbagai titik perbatasan barang. Mereka melakukan aksi ini sebagai bentuk protes terhadap aturan masuk baru Uni Eropa yang dinilai mengganggu pekerjaan mereka.
Para sopir truk yang terlibat dalam aksi ini berasal dari wilayah Bosnia, Serbia, Makedonia Utara, dan Montenegro. Akses menuju Pelabuhan Bar yang berada di Montenegro juga ditutup oleh mereka.
Mereka memprotes aturan Uni Eropa yang membatasi warga non-Uni Eropa hanya dapat tinggal selama 90 hari dalam periode 180 hari di kawasan Schengen. Kebijakan ini menyebabkan banyak pengemudi truk asal negara-negara tersebut terpaksa dikeluarkan dari negara-negara Uni Eropa saat sedang bekerja.
Baca Juga :