Iran Tembak Jatuh Jet F-15 Dekat Selat Hormuz

23 March 2026 21:15

Angkatan Darat Republik Islam Iran mengumumkan keberhasilan operasi militer besar-besaran yang menargetkan jet tempur F-15 di dekat Selat Hormuz pada Minggu, 22 Maret 2026. Selain penembakan jet tempur tersebut, Iran juga meluncurkan serangan drone ke arah fasilitas kedirgantaraan vital milik Israel dalam dua front operasi sekaligus.

Berdasarkan pernyataan resmi nomor 39, unit drone serang Iran menyasar fasilitas Israel Aerospace Industry (IAI) yang berlokasi strategis di dekat Bandara Ben Gurion. Fasilitas IAI dikenal sebagai pusat produksi utama pesawat militer, rudal, hingga teknologi kedirgantaraan canggih yang menjadi kekuatan inti pertahanan udara zionis.
 

Baca juga:
Pemadaman Listrik Dilaporkan di Iran Usai Niat Israel Lakukan Serangan Udara

Selain target di Israel, militer Iran juga mengarahkan serangan ke lokasi pesawat pengintai Amerika Serikat di Pangkalan Udara Prince Sultan. Langkah ini dinilai sebagai tindakan tegas terhadap pusat komando dan kendali udara AS yang telah beroperasi di kawasan tersebut selama tiga dekade.

Pangkalan Prince Sultan sendiri diketahui menampung berbagai alutsista canggih seperti jet tempur F-15, F-16, F-35, hingga pesawat angkut AWACS. Penargetan fasilitas ini menandai babak baru dalam upaya Iran menetralisir pengawasan militer asing di wilayah udara regional mereka.

Detik-detik Jatuhnya F-15 di Pulau Hormuz

Kantor berita semi resmi ISNA melaporkan bahwa sistem pertahanan udara Iran berhasil mencegat sebuah jet tempur F-15 di wilayah pesisir selatan dekat Pulau Hormuz. Pesawat tempur tersebut dilaporkan sempat menembakkan sebuah rudal sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan oleh sistem pencegat udara Iran.

Komando Pertahanan Udara Gabungan Iran menegaskan bahwa pencegatan ini merupakan bukti kesiagaan sistem pertahanan dalam negeri dalam melindungi kedaulatan pesisir. Kejadian ini menambah daftar panjang gesekan bersenjata yang terjadi di sepanjang jalur logistik energi global paling vital di dunia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)