29 March 2026 22:34
Situasi arus lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) terpantau landai pada Minggu sore, 29 Maret 2026, meskipun hari ini diprediksikan menjadi puncak arus balik Lebaran 2026 gelombang kedua. Kendaraan yang melintas menuju arah Jakarta masih didominasi oleh mobil pribadi, disusul dengan peningkatan jumlah bus dan truk logistik.
Berdasarkan data terbaru dari Jasa Marga hingga sore ini, tercatat sebanyak 41.259 kendaraan telah melintasi GT Cikatama dari arah Palimanan menuju Jakarta. Sementara untuk arah sebaliknya, tercatat ada sebanyak 14.259 kendaraan.
Meski angka ini menunjukkan kenaikan tipis jika dibandingkan dengan data Sabtu, 28 Maret, volume kendaraan di puncak gelombang kedua ini turun drastis jika disandingkan dengan gelombang pertama pada 23-24 Maret lalu. Sebagai perbandingan, pada puncak gelombang pertama, jumlah kendaraan yang melintas sempat menembus angka di atas 100.000 unit dalam sehari.
Update Rekayasa Lalu Lintas: One Way Masih Berlaku
Pihak kepolisian masih memberlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas guna menjamin kelancaran arus balik dari arah Jawa Tengah. Hingga sore ini, sistem One Way (satu arah) masih diterapkan mulai dari KM 263 Pejagan-Pemalang hingga KM 70 Cikampek Utama.
Sementara itu, rekayasa contraflow dari KM 70 menuju KM 47 arah Jakarta sudah tidak lagi diberlakukan sejak pukul 01.00 WIB dini hari tadi. Pihak kepolisian juga mencatat bahwa saat ini masih tersisa sekitar delapan persen kendaraan dari total arus mudik yang belum melakukan perjalanan kembali ke arah Jakarta dan sekitarnya.
Masyarakat yang sedang dalam perjalanan diimbau untuk selalu memastikan kecukupan saldo kartu elektronik guna menghindari sumbatan di gerbang tol. Selain itu, pembatasan kendaraan sumbu tiga masih berlaku hingga akhir hari ini, 29 Maret 2026, untuk meminimalisir hambatan di jalur tol utama.