28 September 2022 10:54
Pemotongan dana BLT kembali terjadi di Blora, Jawa Tengah. Bupati Blora Arief Rohman menegaskan dana BLT tidak boleh dipotong dengan alasan apa pun. Arief pun telah mengumpulkan seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Blora untuk dilakukan pembinaan. Arief juga menegaskan bahwa BLT merupakan hak untuk rakyat yang harus dipenuhi.
"Kita tegas dalam hal ini, tidak boleh ada pemotongan dalam motif apa pun karena itu (BLT) merupakan hak rakyat," tegas Arief.
Sebelumnya, sejumlah warga penerima manfaat BLT dana desa dimintai sumbangan sukarela oleh perangkat desa untuk pembangunan musala, Senin (26/9/2022). Warga penerima manfaat harus menyetorkan uang sebesar Rp20 ribu dengan alasan administrasi yang belakangan diketahui dilakukan oleh istri perangkat desa.