NEWSTICKER

Pengacara Korban Tragedi Kanjuruhan: Proses Hukum Berbanding Terbalik dengan Tuntutan

8 January 2023 06:59

Seratus hari sudah tragedi Kanjuruhan. Namun, hingga kini penyelesaian kasus belum tuntas. Kuasa hukum keluarga korban tragedi Kanjuruhan Imam Hidayat menilai, proses penyidikan berbanding terbalik dengan tuntutan.

Hidayat mengatakan, para tersangka tragedi Kanjuruhan yang didakwa Pasal 359 dan 360 KUHP soal kelalaian yang mengakibatkan tewasnya seseorang jauh dari rasa keadilan.

Ia menyebut, supremasi hukum di Indonesia belum berjalan dengan baik. Penetapan hukum masih dipermainkan. Menurutnya, berdasarkan fakta yuridis dan empiris, para tersangka seharusnya dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

"Oleh karena secara fakta yuridis kemudian fakta empiris kita melihat dan saya mendampingi keluarga korban, pasal 338 itu paling tepat karena ini pembunuhan. Ini 135 (yang meninggal)," kata Hidayat. 

Pemerintah juga mengaku belum puas terhadap penuntasan kasus Kanjuruhan. 

"Semua belum puas lah. Saya pun belum puas, kita juga belum puas. Kenapa? Ini kan masih banyak yang menunggu tindak pidananya dan siapa aja," kata Menko Polhukam Mahfud MD. 

Mahfud MD menyebut, TGIPF sudah melakukan tugasnya dalam mengusut tragedi Kanjuruhan, termasuk melimpahkan kasus ke polisi dan merekomendasi nama-nama yang harus ditindak. Menurutnya, kemajuan dalam mengusut kasus tragedi Kanjuruhan sudah tampak. Namun, masih banyak pihak, termasuk pemerintah belum puas. Pasalnya, 135 nyawa melayang.