24 August 2021 09:14
Republik ini memang sudah dua dekade lebih di alam demokrasi. Namun, harus kita akui, demokrasi kita belum menunjukkan keandalannya sebagai penuntun jalan yang paripurna dalam berbangsa dan bernegara.
Kita patut bersyukur, setelah lebih dari 30 tahun hidup di zaman otoritarian Orde Baru, kebebasan akhirnya bisa dirasakan. Angin reformasi yang berembus kencang pada 1998 mampu menyapu segala pembatasan dan tekanan.
Itulah berkah yang bisa dinikmati generasi saat ini. Berkah yang tercurah meski harus ditebus dengan darah sejumlah pahlawan reformasi. Sayangnya, sebagai penikmat, kita melupakan tanggung jawab untuk merawat demokrasi.