1 January 2026 15:12
Presiden Prabowo mengungkapkan alasan pemerintah tidak menetapkan status bencana nasional dari bencana Sumatra. Menurutnya pemerintah masih mampu menanggulangi dampak bencana banjir dan longsor Sumatra.
"Jadi, Saudara-saudara, masih ada yang mempersoalkan kenapa tidak bencana nasional? Masalahnya adalah kita punya 38 provinsi. Masalah ini berdampak di tiga provinsi, masih ada 35 provinsi lain. Jadi kalau sementara kita tiga provinsi ini kita sebagai bangsa, sebagai negara kita mampu menghadapi ya kita tidak perlu menyatakan bencana nasional," kata presiden dikutip dari Breaking News, Metro TV, Kamis, 1 Januari 2025.
Meski tidak menetapkan status bencana nasional, presiden menekankan bahwa pemerintah pusat tetap memandang serius bencana Sumatra.
"Ini bukan tidak berarti kita tidak memandang ini sebagai hal yang sangat serius. Nyatanya dari seluruh kabinet hari ini ada berapa menteri di sini (Aceh)? Iya kan? Dua sedang di Aceh Utara. Dan 10 menteri sedang di Aceh sekarang ya," tambahnya.