25 August 2026 09:57
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau langsung kesiapan logistik di Posko Aju 1 Labuan Bajo pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran kepada masyarakat terdampak.
Hingga hari kedelapan, tercatat sebanyak 645,4 ton logistik telah masuk ke posko tersebut, di mana 539,1 ton di antaranya sudah berhasil didistribusikan. Suharyanto menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kelancaran arus bantuan.
“Kita sepakat tidak numpuk barang di sini. Jadi begitu datang, mekanismenya adalah bottom-up, jadi dari bawah," ujar Suharyanto dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Selasa, 25 Agustus 2026.
Ia menjelaskan bahwa distribusi bantuan menggunakan sistem bottom-up dengan batas waktu pengajuan (cut-off) setiap pukul 14.00 WITA. Suharyanto menyebut bantuan dikirimkan melalui jalur darat, laut, maupun udara.
Posko Aju 1 Labuan Bajo ini menjadi pusat layanan bagi empat kabupaten terdampak, yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada. Dengan mekanisme distribusi yang terintegrasi, BNPB berharap kebutuhan dasar warga di wilayah-wilayah tersebut dapat segera terpenuhi secara merata.